• CATATANKU

  • Arsip

  • Meta

  • Masukkan alamat email anda, untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

PROYEKSI ISOMETRI

Menggambar dan Menginterpretasikan Sketsa – Wisnu Suryaputra, S.Pd.

Pengertian Proyeksi

Tampilan dalam bentuk 3 dimensi, memungkinkan kita dapat melihat secara detail ukuran dan bagian-bagian dari suatu susunan ataupun rangkaian dari suatu obyek kerja. Namun pemahaman suatu gambar tidak selamanya harus ditampilkan dalam bentuk 3D, namun didalam standarisasi ISO, lebih diutamakan suatu gambar berbentuk 2D yang disebut sebagai pandangan.

Proyeksi yang akan dibahas disini antara lain : proyeksi piktorial (proyeksi isometri, dimetri, miring dan perspektif) serta proyeksi Amerika dan Eropa.

Jenis Proyeksi Proyeksi Piktorial :

Proyeksi Isometri

Proyeksi isometri ialah suatu proyeksi yang mempunyai perbandingan panjang antara ketiga sumbunya, yaitu x : y : z adalah 1 : 1 : 1, sedangkan jarak antar sumbu membentuk sudut sebesar 120 derajat. Pada proyeksi ini ciri yang paling mendasar adalah besar sudut antara sumbu x dan y terhadap garis mendatar adalah 30 derajat.

Didalam proyeksi ini cara menampilkan penggambarannya meliputi 3 sajian tampilan yaitu proyeksi isometri normal, terbalik dan horisontal.

 Berikut kedudukan persumbuan dari proyeksi isometri :

kedudukan sumbu isometri normal

kedudukan sumbu isometri terbalik

kedudukan sumbu isometri horisontal

Kedudukan proyeksi isometri normal adalah kedudukan dimana besar sudut sumbu x dan y terhadap garis horisontal adalah 30 derajat, sedangkan sumbu z, tegak lurus membentuk sudut 90 derajat terhadap garis horisontal dengan nilai negatif.

Obyek dengan kedudukan isometri normal

Kedudukan proyeksi isometri terbalik adalah kedudukan dimana bentuk gambar dari proyeksi isometri normal diputar 180 derajat kearah kanan, sehingga kedudukan sumbu z, tegak lurus membentuk sudut 90 derajat terhadap garis horisontal dengan nilai positif.

Obyek dengan kedudukan isometri terbalik

Kedudukan proyeksi isometri horisontal adalah kedudukan dimana bentuk gambar dari proyeksi isometri normal diputar 270 derajat kearah kanan, sehingga kedudukan sumbu x dan y terhadap garis vertikal membentuk sudut 30 derajat, sedangkan kedudukan sumbu z, sejajar dengan garis horisontal kearah positif.

Obyek dengan kedudukan isometri horisontal

2 Tanggapan

  1. Jln. Maluku 16 no 99
    Gimana cara mengambar proyeksi dimetri dalam “gambar teknik”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: