• CATATANKU

  • Arsip

  • Meta

  • Masukkan alamat email anda, untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui email.

Perhitungan Kelonggaran Pembengkokkan Plat & Pipa

Bila kita menggunakan Mesin Flens untuk membengkokkan batang logam menjadi sebuah lingkaran, tanpa perhitungan yang tepat, maka akan mengakibatkan serat logam bagian luar merenggang karena tarikan dan serat logam bagian dalamnya akan rusak karena penekanan. Untuk itulah kita perlu mengetahui panjang garis netral, yang nantinya dipergunakan untuk menghitung panjang dan kelonggaran logam.

A. Perhitungan Bracket (Plat)

Diketahui :
Bahan Plat adalah baja karbon rendah dengan ketebalan 6 mm, panjang A adalah 20 mm dan panjang B adalah 20 mm.
Ditanyakan :
Berapakah panjang total plat sebelum dibengkokkan menjadi siku-siku ?
Jawab  :
Panjang radius = ¼(π x D)  = ¼ (3,14 x 30) = 23,55 mm (C)
Jadi panjang total plat sebelum di bending siku-siku adalah  A + C + B = 20 + 23,55 + 20 = 63,55 mm
 

B. Perhitungan Silinder (Plat)

Diketahui :
Bahan Plat adalah baja karbon rendah dengan ketebalan 3 mm, diameter luar (A) adalah 116 mm dan diameter dalam (B) adalah 110 mm.
Ditanyakan :
Berapakah panjang total plat sebelum dibengkokkan menjadi lingkaran ?
Jawab  :
Diameter rata-rata = (diameter dalam + t) = (110 + 3) =  113 mm
Jadi panjang total plat sebelum di bending melingkar adalah  π x D = 3,14 x 113 = 354,82 mm
 
C. Perhitungan Kelonggaran Bengkok (Bahan Plat Lembaran)

Syarat : sisi-sisi tajam dihilangkan dari lembaran plat, lengan mesin  pelipat direndahkan sebesar ketebalan plat.
Rumus kelonggaran bengkok adalah (0,01743 x R + 0,0078 x T) x L
R = Jari-jari bengkokkan dalam, T = tebal lembaran dan L = besar derajat logam dibengkokkan.
Jika  kelonggaran bengkokkan pada sambungan yang dilipat tidak cukup, maka akan mengakibatkan ukuran sebelah dalam dan luarnya terlalu kecil. Dan Jika kelonggaran bengkokkan pada sambungan yang dilipat berlebihan, maka ukuran sebelah dalam dan luarnya akan terlalu besar.  Kelonggaran juga harus diperhitungkan dengan ketebalan bahan.
1. Perhitungan dengan Rumus
Diketahui :
Jari-jari bengkokkan dalam sebesar 0,1 mm dan tebal plat lembaran adalah 0,022 mm dan besar sudut bengkokkan adalah 90 derajat.  
Ditanyakan :
Besarnya kelonggaran bengkok !
Jawab :
kelonggaran bengkok adalah (0,01743 x R + 0,0078 x T) x L
= (0,01743 x 0,1 + 0,0078 x 0,022) x 90 = 0,1723 mm.
 
2. Perhitungan dengan metode Garis Netral
Jawab :
kelonggaran bengkok = ¼  π x D = ¼ x 3,14 x 0,022 = 0,01727 mm.
 
D. Perhitungan bending tekan (Pipa/saluran)
Yang perlu diperhatikan adalah peregangan jari-jari luar yang berlebihan, dimungkinkan terjadi penipisan tebal dinding  dan perataan serta sedapat mungkin menghindari  dari pengerutan jari-jari sebelah dalam yang terlampau besar.
Untuk pipa berdinding tebal dilakukan pemansan lokal untuk melakukan pembengkokkan, dengan catatan : tidak dapat dilakukan pembengkokkan pada temperatur 200 – 500 derajat celcius.
Panjang pipa  sebelum dibengkokkan adalah (F + 1,57R + F) = (2F + 1,57R) atau
(2D + 1,57R) (jika D ≤ 250 mm).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: